Kepala Dinas pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Bangka, Rismy Wira Madonna dalam laporan kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan Nuju Jerami masuk kedalam kalender event pariwisata Kabupaten Bangka dan sejak 2 tahun terakhir tidak dilaksanakan akibat pandemi Covid 19.

Selain itu, Rismy juga menyampaikan saat ini di Dusun Air Abik dibangun rumah adat masyarakat Suku Lum Gebong Mamarong sebanyak 7 unit yang disupport oleh CSR PT. Timah dan diharapkan akan menjadi sentral budaya Adat Mapor yang menjadi salah satu saya tarik wisatawan yang ingin mengetahui sejarah, seni, budaya dan adat Mapur.

“Dari 7 rumah Gebong Memarong terdapat 4 rumah yg akan digunakan sebagai homestay yang sampai saat Ini masih dalam proses pembangunan sarana pendukung dan 1 memarong sebagai tempat Galery hasil kerajinan masyarakat Mapur yang akan dipamerkan dan dijual kepada wisatawan,”kata Rismy.

Baca Juga  Diduga Hubungan Arus Pendek Listrik, Rumah Helana Warga Bangka Dilahap Si Jago Merah

Ketua Lembaga Adat Mapur, Asih Harmoko menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran tamu undangan dan dukungan dalam Pelestarian Adat Budaya Mapor.

Dalam kegiatan dihadiri Bupati Bangka, Wakil Bupati Bangka, Kepala Bidang CSR PT Timah, Kepala sub bidang pelayanan KIK Kanwil Kemenkumham Babel, PLT Kadinbudpatpora Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepala LPP RRI, Kepala OPD, Kabag Log Polres Bangka,  Anggota DPRD Dapil Belinyu Budiono, Kepala Fisip UBB, Camat se-Kab Bangka, Kades Gunung Muda, Ketua Adat Mapur abok usang Gedoy, Ketua LAM Mapur Asih Harmoko, Ketua adat Pejem Akek Sukarman, perwakilan Dharma Wanita Persatuan serta para budayawan.