Pertama Digelar 1948, Ini Sejarah Met Gala Acara Selebritis Kelas Dunia
Tentu bagi sebagian masyarakat kelas atas atau selebriti dunia, harga tiket tersebut cukup terjangkau. Mereka tentu bisa membelinya dengan mudah. Tapi, kalaupun kamu kaya dan memiliki banyak uang untuk membeli tiket Met Gala, nggak semudah itu kamu mendapatkannya, lho.
Kamu harus mendapatkan persetujuan Anna Wintour, pemimpin redaksi majalah Vogue. Dialah yang mengatur siapa saja yang boleh dan tidak boleh hadir di Met Gala setiap tahunnya.
Selain itu, Anna juga yang mengatur posisi duduk para tamu, menentukan jumlah tamu yang diperbolehkan hadir, hingga tema tahunan Met Gala.
Anna Wintour menjadi begitu berpengaruh terhadap acara ini sejak Diana Vreeland pensiun dan digantikan oleh Anna pada tahun 1995. Sejak saat itu, Met Gala menjadi sangat eksklusif dan berhasil mendapatkan dana dengan jumlah fantastis. Bahkan, di tahun 2019, juru bicara Metropolitan Museum of Art melaporkan, pendapatan mereka dari satu malam di Met Gala 2019 mencapai US$13 juta.
Tema yang berbeda setiap tahunnya
Satu hal yang paling ditunggu dari gelaran Met Gala adalah tema yang diusung setiap tahunnya. Seperti yang sudah disebutkan pada poin sebelumnya, Met Gala mulai menerapkan tema tertentu sejak tahun 1972.
Tema ini dipilih agar suasana saat acara lebih terasa. Selain itu, tema yang diusung ini juga menjadi panduan dan memacu kreativitas desainer untuk merepresentasikan satu tema besar menjadi beragam mode fashion yang menarik.
Tahun ini, Met Gala mengusung tema “In America: A Lexicon of Fashion”. Tema ini diartikan sebagai kemerdekaan Amerika Serikat dan bagaimana para perancang busana menerapkan tema tersebut ke dalam karya mereka.
Selain “In America: A Lexicon of Fashion”, tema yang pernah dipilih untuk Met Gala yakni, “Camp: Notes on Fashion (2019)”, “Heavenly Bodies: Fashion and the Catholic Imagination” (2018) dan “Rei Kawakubo/Comme des Garçons: Art of the In-Between” (2017).
Apa yang mereka lakukan di Met Gala?
Selain memamerkan gaun-gaun super fashionable di red carpet, sebenarnya apa inti dari acara Met Gala ini? Setelah melewati sesi red carpet yang menjadi bagian paling penting (di sini media dan wartawan lain diperbolehkan mengambil gambar sebanyak yang mereka mau), para tamu undangan akan masuk ke dalam galeri.
Di sini, tak ada lagi wartawan atau media, kecuali Vogue yang memiliki izin eksklusif untuk mengabadikan kegiatan di dalam galeri. Para tamu kemudian dipersilakan untuk menikmati pameran karya seni sambil menikmati cocktail, saling menyapa dengan tamu lainnya, serta menikmati kudapan kecil sebagai teman mengobrol.
Setelah itu, saat makan malam tiba, para tamu akan dibawa ke dalam ruang makan dengan meja dan kursi yang telah ditata begitu megah. Para tamu harus duduk sesuai dengan kursi yang telah diatur lima bulan sebelumnya.
Anna Wintour mengatur kursi dengan begitu cermat. Ia sangat mengusahakan agar pasangan tidak duduk bersebelahan, mengatur brand dengan selebriti yang sebelumnya belum pernah berkolaborasi, hingga tidak meletakan kursi begitu dekat bagi selebriti yang tengah ‘perang dingin’. Hal ini dimaksudkan supaya terjalin kerja sama baru pasca Met Gala selesai.
Ditutup dengan after party
Makan malam selesai bukan berarti acara berakhir begitu saja. Rangkaian berlanjut dengan acara after party. Di acara ini, suasana menjadi lebih santai.
Para tamu dipersilakan mengganti pakaian mereka dengan yang lebih ringkas dan nyaman. Sebab, di acara ini, para tamu akan berkeliling, berdansa, sambil menikmati minuman.(***)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.