Menurut Endi, pihaknya telah memerintahkan anggota Babinkamtibmas untuk mengecek ke lokasi video. Selanjutnya, didapati fakta-fakta penampakan dalam CCTV itu adalah seekor anjing liar yang memang sering berada di lingkungan sekitar.

“Setelah anggota cek ke TKP, didampingi pengurus lingkungan setempat, ternyata itu anjing liar,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Endi mengimbau agar masyarakat menyaring lebih dulu segala hal yang akan diunggah ke media sosial. Apalagi efeknya bisa menimbulkan keresahan masyarakat.

“Silakan untuk saring sebelum sharing, apakah itu benar adanya. Lebih kepada mengkroscek kembali info yang tersiar, atau menanyakan pada pihak tekait seperti Polsek terdekat agar tak termakan isu hoaks,” tukasnya.

Baca Juga  Hadapi Lebaran Idul Fitri 2023, Mendag Minta Pedagang Tidak Timbun Sembako, Zulkifli: Kita Tindak Tegas!