Susanti menerangkan, sesuai kebutuhan pegawai, tenaga guru dan tenaga kesehatan (Nakes) tetap menjadi prioritas Pemprov Babel. Di samping tenaga teknis atau umum.
“Rekrutmen ini untuk mengisi jabatan (ASN) yang tidak terpenuhi di perangkat daerah,” imbuhnya.

Dia juga menyebutkan, berdasarkan peta jabatan, hingga saat ini Pemprov Babel masih kekurangan 5000 ASN.

Kendati sudah beberapa kali melaksanakan seleksi CPNS/CPPPK, jumlah tersebut dinilai belum juga terpenuhi mengingat tak begitu banyak formasi yang diberikan pemerintah pusat serta tak terlalu banyak kelulusan CPNS/CPPPK.

Seperti halnya rekrutmen CPPPK 2022 bagi tenaga teknis atau umum, dari 33 formasi yang disediakan kelulusan hanya mencapai 6 peserta.

Kemudian 500 formasi CPPPK guru 2022 hanya 305 guru yang lulus. Lalu, CPPPK tenaga kesehatan dari 29 kuota hanya 24 yang lulus.

Baca Juga  Yuk Ramaikan Fishing Tournament Belitong de Sintak 2023, Rebut Hadiah Total Rp170 Juta