BANGKA BELITUNG, TIMELINES.ID – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Mikron Antariksa menyebut ada dua risiko dampak dari fenomena El Nino yakni kekeringan dan kebakaran hutan.

Mikron mengatakan, fenomena El Nino diprediksikan masih terjadi sampai dengan pertengahan tahun.

Menurut dia, untuk kekeringan pihaknya sudah menginventarisir embung-embung air yang ada di Babel yang bisa dijadikan sumber daya air baku, jika PDAM setempat tidak bisa lagi mensuplai air.

“Kami juga menyiagakan mobil tangki untuk menyuplai ari baku kepada masyarakat yang membutuhkan air untuk air layak minum. Kepada masyarakat untuk berbenah agar jangan sampai sumber air dipenuhi semak belukar,” jelas Mikron, Senin.

Baca Juga  Kejati Minta Tersangka Dugaan Tipikor Tunjangan Transportasi DPRD Babel Agar Kooperatif