Eksekutif General Manager Angkasa Pura II Bandara Depati Amir, Muhammad Adi Wiyatno mengatakan, pihaknya hanya sebagai pengelola bandara dan tidak berhubungan langsung dengan naik turunnya tiket pesawat.

“Kami sebagai pengelola bandara hanya mengelola bandara saja terkait naik-turunnya tiket ini ada di airlines,” ujar Adi Wiyatno.

Lanjut Adi, pihaknya melihat dengan naiknya harga tiket yang terjadi diiringi dengan terbatasnya armada penerbangan dari maskapai penerbangan yang ada.

Pada kesempatan ini salah seorang perwakilan maskapai penerbangan, Garuda Albian Aprio menuturkan, penjualan tiket pada saat peak season sudah memenuhi persyaratan yang ditentukan mengacu pada tarif batas atas tiket pesawat.

“Kita sudah sepakat tidak melebihi tarif batas atas dan tidak kurang dari batas bawah, namun pada peak season memang kita menggunakan tarif batas atas, karena ini merupakan situasional,” pungkas Albian.

Baca Juga  Kapolda Babel Ungkap Pernah Terima Laporan Dari Orangtua Karena Anaknya Terlibat Narkoba, Yan Sultra: Prihatin!