7 Penyebab Penyakit Ginjal, Nomor 2 Sangat Rentan
Kondisi tersebut ternyata mengubah pH menjadi terlalu asam dan ketika dibiarkan bisa membentuk batu ginjal.
Bahkah, makan makanan protein terlalu banyak disebut bisa menyebabkan iskemia pada ginjal, yaitu ketika pembuluh organ ginjal tersumbat. Akibatnya, ginjal tidak mendapatkan cukup oksigen dan makanan yang mengakibatkan jaringan pada ginjal mati.
5. Minum alkohol berlebihan
Sudah bukan rahasia umum lagi bila minum alkohol terlalu banyak bisa menimbulkan masalah, termasuk penyakit ginjal.
Ginjal berfungsi menyaring zat berbahaya dari darah. Salah satu zat berbahaya yang akan disaring oleh ginjal adalah alkohol. Terlalu banyak meminum alkohol dapat menyebabkan perubahan fungsi ginjal dan membuat kinerja ginjal berkurang karena mereka kurang mampu menyaring darah.
Selain menyaring darah, ginjal juga menjaga jumlah air dalam tubuh Anda dengan benar. Alkohol mempengaruhi kemampuan ginjal untuk detoksifikasi racun karena alkohol menyebabkan dehidrasi.
Efek dehidrasi ini dapat mempengaruhi fungsi normal dari sel-sel dan organ, termasuk ginjal. Minum 3-4 gelas alkohol sehari meningkatkan kemungkinan Anda mengalami penyakit ginjal kronis.
Oleh sebab itu, menenggak alkohol terlalu banyak bisa menjadi penyebab mengapa Anda mengalami sakit ginjal.
6. Kelainan bawaan
Dilansir dari Children’s Hospital of Philadelphia, kelainan bawaan bisa menjadi penyebab sakit ginjal karena adanya cacat lahir yang memengaruhi bentuk dan fungsi ginjal. Normalnya, bayi dilahirkan dengan dua ginjal yang berperan menyaring limbah dan cairan berlebih dari darah.
Namun, kelainan bawaan seperti salah satu ginjal hilang atau berisi kista ternyata dapat menyebabkan penyakit ginjal seperti glomerulonefritis dan polikistik ginjal.
Sejauh ini masih belum diketahui apa penyebab kelainan bawaan pada ginjal, tetapi besar kemungkinan riwayat penyakit ginjal di keluarga meningkatkan risiko tersebut.
7. Ginjal bekerja terlalu keras
Organ ginjal bekerja untuk menyaring darah dan membuang limbah lewat urine. Namun, ketika ginjal bekerja terlalu keras ternyata bisa menyebabkan masalah serius. Bagaimana bisa?
Salah satu penyebab mengapa ginjal bekerja terlalu keras dan menimbulkan rasa sakit adalah olahraga maraton. Tidak ada yang salah dengan lari maraton. Permasalahannya justru terletak ketika tubuh Anda tidak siap beraktivitas fisik.
Pada saat Anda berolahraga, terutama lari, semua aliran darah yang mengandung oksigen dan bahan makanan dialirkan secara maksimal ke tubuh yang memerlukan, seperti otot tubuh.
Kemudian, aliran darah ke ginjal akan menurun hingga hampir 25 persen, tetapi tergantung dengan intensitas dan frekuensi olahraga.
Semakin berat olahraga yang dilakukan, semakin sedikit aliran darah yang mengalir ke ginjal. Akibatnya, kondisi ini menjadi salah satu penyebab penyakit ginjal terjadi setelah berolahraga. Di lain sisi, olahraga yang berlebihan juga dapat membuat tubuh lebih cepat kehilangan cairan dan mineral lainnya.
Faktor risiko penyakit ginjal
Beberapa penyebab sakit ginjal yang telah disebutkan sebenarnya dapat dicegah lewat gaya hidup sehat dan lebih memperhatikan kondisi tubuh sendiri. Namun, ada pula beberapa faktor yang membuat risiko penyakit ginjal lebih tinggi pada kategori berikut:
●Penyandang diabetes
●Penyandang hipertensi
●Memiliki penyakit jantung, seperti gagal jantung atau stroke
●Riwayat penyakit ginjal di dalam keluarga
●Obesitas
●Perokok
●Lansia, berusia di atas 60 tahun
●Pernah mengalami cedera di ginjal sebelumnya
(***)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.