Ia juga berharap, pengurus MABMI Kabupaten Bangka agar bisa menerapkan program-program yang bisa kita kolaborasi bersama terutama untuk generasi muda agar adat dan budaya Khususnya di Kabupaten Bangka Jangan sampai hilang.

Sementara itu Ketua Harian Mejelis Adat Budaya Melayu Indonesia ( MABMI ) Kabupaten Bangka, Bahrudin Mengatakan, pihaknya bersama Stakeholder akan mengajak generasi muda untuk melestarikan adat-adat budaya yang ada di Kabupaten Bangka.

“Pertama ini tugas MABMI Kabupaten Bangka dengan segala stakeholder yang ada bagaimana kita mengajak generasi muda yang ada di Kabupaten Bangka untuk bersama-sama berkolaborasi dan bersinergi untuk upaya-upaya mengkreasikan, karena budaya tanpa kreasi sata rasa tidak akan elok,” katanya.

Tak hanya itu MABMI Kabupaten Bangka akan bekerja sama dengan Dewan Kesenian Kabupaten Bangka untuk memanfaatkan tempat-tempat yang sudah dipersiapkan oleh pemerintah Kabupaten Bangka untuk melestarikan adat dan budaya melayu di Kabupaten Bangka.

Baca Juga  Satlantas Polres Bangka Ubah Ujian Praktik SIM C, Tes Zig-Zag dan Angka 8 Dihapus

“Khususnya budaya melayu saat ini memang kita lihat dengan adanya dewan kesenian, komunitas-komunitas seni yang ada sebetulnya sudah berjalan, tetapi kita dengan dilantik MABMI jangan sampai kita melihat pemuda-pemuda yang nongkrong di pinggir jalan tanpa ada kegiatan, sebetulnya kami dari MABMI akan memfasilitasi apa yang mereka mau, karena pemerintah daerah melalui Bupati Bangka telah membuat dan menyedikan tempat-tempat atau panggung untuk menampilkan seni dan kreasi budaya melayu atau adat isitiadat, sepeti di Gedung Juang, Taman Kota dan sebagainya,”tutupnya.