Saimi menjelaskan, dana hibah banyak dimanfaatkan untuk rehab bangunan rumah ibadah yakni masjid dan gereja. Ada juga untuk pembangunan sarana prasarana pondok pesantren dan madrasah serta pembinaan untuk sekolah agama mingguan bagi umat kristen.

“Tahun lalu dana hibah yang kita kucurkan sedikitnya Rp 60 juta dan paling banyak Rp 1,9 miliar untuk kegiatan LPTQ karena membawa tim kaidah, qori-qoriah, hafiz-hafizah dan pembinaan hakim,” tutupnya.*

Baca Juga  Jumlah DPT Pemilu 2024 di Bangka Barat Capai 148.424 Jiwa