“Dengan kolaborasi bersama Shopee, kita dapat menaikkan omset penjualan produk UMKM. Kita tidak pernah bosan memberikan perhatian kepada UMKM agar semakin berkembang,” katanya.

Yulizar menambahkan, Dinas Koperasi dan UMKM Babel juga menginisiasi tujuh program untuk menjadikan UMKM naik kelas, berkualitas dan berdaya saing di pasar nasional dan internasional.

Tujuh program dan terobosan itu antara lain “Kolaborasa” atau kolaborasi dengan usaha raksasa, “gempur UMKM” yakni gerakan mahasiswa pedamping kur-UMKM bersama Universitas Bangka Belitung, “Kur goes to desa” sinergi bersama Kanwil DJPB dan lembaga penyalur KUR.

Selain itu akan dilaksanakan terobosan “zona khas” yakni kuliner halal, aman sehat, “UMKM on boarding bersama shopee”, pembukaan booth UMKM di bandara, UMKM bangkit, koperasi modern, jelang sevent atau jemput pelanggan di special event, dan “Katrol UMKM” atau Kamis patroli UMKM.

Baca Juga  Tekan Inflasi, DPKP Babel Ajak Masyarakat Stok Pangan Secukupnya

Dalam merealisasikan tujuh program tersebut dibutuhkan penguatan serta penyatuan komitmen bersama untuk berdiskusi menuju akselerasi umkm naik kelas di era digitalisasi ini.

“Tujuh program ini sebagai terobosan pemerintah provinsi untuk membangkitkan UMKM. Program ini tentunya terintegrasi dari hulu ke hilir sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah ini,” tutup Yulizar.*