“Pak Kyai, saya minim pengetahuan agama, oleh karena nya saya menitipkan anak saya untuk di didik di pesantren Darrul Abror yang juga dikelola para alumni Gontor,” tambah Bupati Riza.

Lebih lanjut, Riza juga mengungkapkan bahwa dalam menjalankan pemerintahan, Ia mempersyaratkan para kepala dinasnya untuk menyantuni anak yatim piatu dan itu merupakan nasihat dari para Ustadz Alumni Gontor. Ia percaya bahwa dengan kekuatan doa anak yatim, doa para kiyai dan ustadz serta doa masyarakat, pembangunan dan pelayanan masyarakat dapat dilakukan dengan lancar sehingga bisa mempersembahkan legacy terbaik bagi Bangka Selatan.

Sementara Kyai Husnan Fanani juga menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat Bupati Bangka Selatan beserta jajaran dan keluarga besar IKPM Bangka Belitung.

Baca Juga  RSUD Sejiran Setason Kejar Akreditasi Minimal Madya, Ini Alasannya

Ia menambahkan Bupati Riza juga merupakan bagian keluarga besar pesantren Gontor karena anak beliau dititipkan di pesantren Daarul Abror yang dikelola para alumni Gontor.

“Pak Bupati kita ini orangnya terbuka, beliau juga dari bagian dari keluarga santri, meski kita dalam beberapa hal berbeda, tapi beliau luar biasa, masih muda, semangat dan mau turun ke bawah,” imbuh Dosen Universitas Al Azhar Indonesia ini ketika ditanyakan pendapat mengenai Bupati Riza.

Pada acara yang berlangsung dengan suasana kekeluargaan tersebut, kiyai Husnan bercerita pengalaman nya selama menjabat duta besar di Azerbaijan dan berhasil memperat hubungan kedua negara.

Keberhasilan itu pada akhirnya mengantarkan ia diberikan menerima Azerbaijan Best Award 2019. Menutup acara tersebut, Staf Khusus Menteri PPN/Bappenas ini berpesan pentingnya bersatu dalam membangun masyarakat, khususnya di Kabupaten Bangka Selatan.

Baca Juga  Pastikan Respon Cepat Layanan PAM Basel, Riza Herdavid Kunjungi Rumah Susanto