“Panggung yang satunya berada di sekitar Jalan Raya memang dikhususkan untuk anak anak Kwala muda. Anak anak muda ini kan hobinya nongkrong. Dan tempat yang tidak terikat. Kalau di area dalam kan agak terikat. Anak anak kalangan milenial ini perlu kita tangkap juga dan kita support hobi hobi mereka misalnya musik akustik kita berikan mereka kekebalan dan ruangnya,” jawab Mulkan.

Panggung hiburan kedua yang berada di area dalam kawasan taman kota, berkonsep lebih sederhana. Kata dia, konsep panggung di area dalam akan dibangun seperti konsep panggung hiburan di Gedung Juang 45.

“Jadi konsep bentuknya seperti di Gedung Juang. Itu saya lihat sangat sederhana dan sangat terbuka tidak terlalu tertutup dan juga kelihatan dari estetikanya juga cukup bagus. Insha Allah, Agustus 2023 selesai. Kita realisasikan semua kegiatan hiburan di Taman Kota,” jelasnya.

Baca Juga  Dinparbud Bangka ke Kemenkumham, Rismy: Pangkalpinang Belum Pernah Usulkan Otak-otak Jadi Kekayaan Intelektual