Ujian usahanya terjadi pada 2017 lalu, saat banjir melanda Gantung dan sekitarnya.

Saat itu banyak pakaian yang tidak bisa dijual sehingga ia memerlukan biaya yang tak sedikit untuk menambah modal agar bisa bangkit kembali.

“Pada saat ini kita mendapatkan modal yang pertama kali dengan PT Timah Tbk untuk mengembangkan kembali usahanya setelah becana itu,” terangnya.

Ia bersyukur, pada saat wabah pandemi Covid-19 Tahun 2021 ketika semua usaha sepi dan banyak yang tutup, mereka mendapatkan pinjamam lagi dari PT Timah Tbk, guna membangkitkan usaha mereka.

“Kita juga kembangkan usaha kita dan tambah variasi dengan tambahan modal usaha PT Timah Tbk itu,” paparnya.

Baca Juga  PT Timah Kembali Kerahkan Tim ERG Bantu Penanganan Banjir di Sumatera dan Salurkan Bantuan Logistik

Veny juga menerangkan, saat ini omset yang didapatnya sekitar Rp 300 hingga 500 ribu perhari.

Oleh karena itu, ia berharap PT Timah Tbk terus membantu mereka dalam mengembangkan usaha mereka.

“Kita berharap PT Timah Tbk terus membantu mengembangkan usaha kita, sehingga kita bisa buka cabang di lokasi lain,” tandasnya. (Adv)