Diakui Suryadi, padahal stok ayam potong terbilang banyak namun harga disesuaikan dengan harga wilayah Palembang.

Nasib pedagang pun harus pasrah di tengah tengah sepinya kondisi pasar ditambah kondisi harga ayam naik drastis.

“Sepertinya ini dengan dinaikan. Stok banyak tapi harga mahal. Permintaan pun sedikit. Modal ambik Rp.31.000 ada yang Rp31.500 ribu per kilogram. Kami tekapar, jualan pun nggak dapat ujung kalau ayam mahal begini”, keluhnya.

Dia berharap kondisi kenaikan harga ayam ini dapat ditindaklanjuti instansi terkait yang diduga masuk dalam permainan harga yang meresahkan kalangan pedagang.

Baca Juga  KPU Bangka Musnahkan 4.010 Surat Suara Rusak dan Lebih Jelang Pemilu 2024