Namun hingga soe tak kunjung pulang.

Keluarga dan kerabat Ibu Atin sempat melakukan pencarian ke beberapa tempat namun tak kunjung ditemukan.

Khawatir terjadi hal hal yang tidak diinginkan keluarga kemudian melaporkan ke perusahaan dan Polsek Riausilip.

“Kita berkoordinasi dengan keluarga dan perusahaan guna melakukan pencarian,” kata Iptu Raja Taufik.

Menghilangkan Maria Suprihatini atau Ibu Atin juga menjadi perhatian pengguna Medsos dan grup WhatsApp.

Pihak keluarga meminta masyarakat yang tahu keberadaannya untuk menginformasikan keluarga atau ke Polsek Riausilip.

Baca Juga  Kantor Bahasa Babel Ajak Pelaku Pendidikan Hadiri Kongres Bahasa Indonesia XII