Pemerintah Kota Pangkalpinang sendiri sudah mengeluarkan SK Wali Kota membentuk tim pencegahan stunting tingkat Kota Pangkalpinang yang diketuai oleh Sekda Kota Pangkalpinang.

“Prigram ABCDE ini akan Gencar kita sosialisasikan melalui Puskesmas dan Posyandu serta sekolah-sekolah,” tuturnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, Masagus Hakim menguraikan tingkat stunting Kota Pangkalpinang cukup rendah dibandingkan dengan angka stunting nasional.

Yakni berada di angka 12,2 persen sementara angka nasional 21,6 persen.

“Penanganan stunting tupoksinya bersama antara DPPPAKB dan Dinas Kesehatan. Kita melalui Puskesmas sosialisasi 5 kegiatan ABCDE tadi. Stunting di Kota Pangkalpinang tergolong ringan,” jelasnya.

5 kegiatan ABCDE sendiri yakni A=aktif minum tablet tambah darah, B=bumil teratur periksa kehamilan, C=cukup konsumsi protein hewan, D=datang ke posyandu setiap bulan dan E=eksklusif asi 6 bulan.

Baca Juga  Ini Tiga Titik Lokasi Salat Iduladha Warga Muhammadiyah di Pangkalpinang

“Yang namanya target tetap yang paling maksimal yakni zero stunting. Semoga ini dapat kita realisasikan bersama,” tutupnya.