Ia mengungkapkan, pemerintah daerah akan terus melakukan berbagai upaya agar target di tahun 2024 Babar bebas stunting dapat terealisasi.

Strategi penanganan stunting seperti ini dilakukan melalui kader kader posyandu dan kader pendampingan PKK.

“Kita juga menekankan pentingnya kolaborasi dari semua pihak agar langkah penurunan stunting di Bangka Barat semakin efektif,” katanya.

Menurutnya, Pemkab Babar juga terus melakukan langkah edukasi terhadap orang tua seperti melakukan pendampingan dan sosialisasi.

“Kepada ibu muda kami mengimbau untuk selalu memperhatikan kesehatan dan asupan gizi yang baik. Ini dilakukan agar jangan sampai melahirkan anak yang stunting. Ini lah yang kemudian kami secara bersama-sama dengan kader posyandu menjadi tugas yang harus dilaksanakan,” tutupnya.

Baca Juga  Hore! Gaji PPPK Nakes Bangka Barat Akhirnya Cair