Selain itu, mereka juga memproduksi makanan olahan ikan, seperti nuget dan lain-lainnya, namun juga berbahan tambahan daun kelor.

“Kami mengajukan ke PT Timah Tbk untuk peralatan penepungan kelor, sebelumnya daun itu kami blender saja. Jadi bantuan tadi akan kami beli alat penepungan itu biar lebih halus,” jelasnya.

Tri juga menjelaskan, bahan daun kelor itu berupa bubuk kelor yang merupakan bahan tambahan dari produk mereka. Sehingga ada takaran tertentu untuk produk yang ada.

Awalnya, mereka menggunakan daun kelor itu ketika Desa Mentawak mengadakan lomba olahan dari katis, kelor dan katuk.

“Nah kita disuruh inovasi, kita coba olahan kelor basah hingga tepung kelor ternyata tepung kelor bisa diaplikasikan ke bolen dan punya ciri khas dari tempat lain,” bebernya.

Baca Juga  Masuk Masa Pensiun dan Bakal Lepas Jabatan Pj Gubenur Bangka Belitung, Begini Komentar Ridwan Djamaluddin

Maka dari itu, ia menyebutkan, saat ini produk andalan mereka yakni bolen ori dan bolen kelor.

Pihaknya mengapresiasi PT Timah Tbk yang telah membantu mereka dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, melalui bantuan alat tersebut.

“Semoga PT Timah Tbk terus berjaya dan bisa membantu UMKM lainnya nanti,” tandasnya. (Adv)