Boy Yandra: Sistem Aplikasi Honorer Damkar Memang Sudah Ter-klik Mengundurkan Diri
Saat ini kata Boy, Pihak BKPSDM Kabupaten Bangka sudah melakukan usaha komunikasi ke BKN. Selain itu, kedua honorer ini sudah diarahkan untuk membuat surat pernyataan tidak pernah mengundurkan diri dan berikut kronologis kejadiannya.
“Maka sudah diarahkan mengajukan surat penjelasan terkait status tersebut minimal dari Pak Sekda dengan melampirkan surat pernyataan bermaterai dari yang bersangkutan tidak mengajukan pengunduran diri serta menjelaskan kronologis dari awal membuka sistem sampai melihat tampilan seperti itu. Kita masih menunggu tindaklanjut surat dari Pak Sekda tersebut supaya Panselnas bisa mereset sistem dan yang bersangkutan bisa melakukan pemberkasan. demikian penjelasan dari BKD,” lanjut Boy.
Ia berpesan agar kerahasiaan password jangan dibagikan sembarangan kepada orang lain. Senin (29/5/2023) BKPSDM Kabupaten Bangka sudah melayangkan surat ke BKN untuk meminta reset ulang sistem aplikasi milik Evi Oktaviani.
“Pesan kami, akun itu sifatnya rahasia. Tidak boleh sembarangan dibagi kepada orang lain karena bisa dibuka oleh orang lain dan kemudian diganti password oleh orang lain. Hari Senin langsung dikirim ke BKN setelah saudari Yeni dan Angga menyampaikan surat pernyataan bermaterai ke BKD sebagai lampiran surat dari Sekda Bangka,” jelas Boy.
Sementara Evi Oktaviani kepada timelines.id mengaku bahwa ada beberapa orang temannya mengetahui pas aplikasi sistem seleksi PPPK miliknya.
Hal tersebut dilakukan karena sistem sering mengalami hambatan saat dilakukan pengisian data dan pengunduhan berkas sehingga ia meminta beberapa orang temannya membantu membuka aplikasi menggunakan handphone miliki orang lain.
“Ada sih yang tau. Tapi teman semua. Karena susah buka aplikasinya. Sudah nge-lag. Jadi minta tolong teman untuk buka. Tapi kayaknya gak mungkin lah kalau ada teman yang tega melakukan itu,” aku Evi.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.