Usai nelayan walkout, Bupati langsung menemui ratusan nelayan yang masih berada di halaman Kantor. Di hadapan ratusan nelayan Riza menegaskan bahwa dirinya juga menolak PIP di Rias.

“Nelayan meminta dilakukan audiensi terbuka. Mereka ingin kejelasan perizinan PIP di Rias dan hari ini kita laksanakan, tetapi audiensi berjalan hampir 3 jam, PT Timah tidak bisa menunjukkan 9 item perizinan yang diminta nelayan,” ungkap Riza.

Seharusnya kata Bupati, pertemuan hari ini ada solusi namun karena PT Timah tidak bisa menunjukkan berkas perizinan sehingga nelayan memutuskan walkout.

“Kalau seperti ini, jangankan nelayan, saya kepala daerah juga merasa dikerjain,” kata Riza.

Sebelumnya, ratusan nelayan dan masyarakat pesisir hadir pada audensi terbuka yang diinisiasi Bupati Basel di Kantor Bupati Basel tadi pagi.

Baca Juga  Langkah Hijau PT Timah, Pengelolaan Lingkungan untuk Masa Depan Berkelanjutan

Audensi terbuka tersebut dihadiri Forkopimda Basel, PT Timah Tbk serta Mitra PIP