“Jadi kita akan mengurangi volume pekerjaan oleh petugas petugas kami. Muara ini botol botol ini kita akan kerja sama dengan kawan kawan pengepul.  Harapan kami ada pihak perusahaan di Kabupaten Bangka ini mereka tergerak untuj menjadi bapak asuh yang nanti diharapkan dibuat suatu jenis usaha dari pengolahanya tidak hanya sebagai biji saja. Tapi bisa dibuat produk olahan lainnya,” harap mantan Ketua KNPI Kabupaten Bangka ini.

Aplikasi Dropbox ini dalam waktu dekat akan segera diluncurkan.

Kata Ismir saat ini masih dilakukan tahapan persiapan aplikasi yang akan memberikan barcode bagi si pemilik akun.

Selain para pengepul, pihak perbankan juga akan dilibatkan dalam pelaksanaan aplikasi Dropbox ini

Baca Juga  DLH Bangka Monitoring Rencana Pengolahan Sampah Tertolak Jadi BBM

“Nanti ada barcode masuk ke akun akan dihitung nominilnya berapa. Dia ini berbentuk E-money jadi kami perlu juga kolaborasi dengan perbankan. Kita punya bank daerah Bank Sumsel Babel justru membantu kita untuk pelaksana e-money nanti”,lanjutnya.

Ke depan, dia berharap pihak perusahaan yang berinvestasi di Kabupaten Bangka dapat turut andil untuk berkolaborasi penyebaran mesin Dropbox ini di sejumlah titik yang dapat diakses masyarakat dengan mudah.

“Ini bukan dari anggaran dinas. Jadi besar harapan ini dari mekanisme CSR. Jadi kami mengetuk hari dari  temen temen pelaku usaha untuk kolaboratif mereka jadi bagian dalam konsensi penyebaran drop box,” tutupnya.