Selanjutnya komplotan ini mengambil barang berharga milik korban diantaranya televisi ukuran 50 inc, AC portabel, Blender, jam dinding kaligrafi, satu set piring  Vizenza, tabung gas, speaker aktif, hingga 4 karung beras serta peralatan lainya dicuri oleh komplotan ini.

Merasa kelelahan membawa hasil curian dan waktu menjelang pagi hari, para pelaku menyimpan hasil curian ke hutan.

Dirasa cukup aman, keesokan harinya  AM dan mengajak GA  mengambil barang hasil curian yang di simpan di hutan tidak jauh dari rumah korban, lalu AM dan GA membawa barang  hasil curian  ke rumah saudara AM.

Lantaran membutuhkan uang, pelaku AY menjual mesin pemanggang melalui COD seharga Rp500 ribu,

Sedangkan dua unit tabung gas LPG ukuran 3 kg dijual oleh AM dan AJ, sedangkan sisa semua barang hasil curian tersebut masih disimpan di rumah saudara AM dan belum sempat dijual.

Baca Juga  Gegara Ditanya dengan Nada Tinggi, Tukang Parkir Ini Ambil Pisau dan Tikam

“Uang hasil curian kami gunakan untuk deposit bermain judi online, juga membeli chip Higgs domino, serta kebutuhan sehari hari seperti membeli makanan dan rokok,”beber AY.

Selain mengamankan pelaku, barang bukti yang turut diamankan diantaranya: 1  unit TV merk LG ukuran 50 in, 1  speaker aktif merk GMC, 1 AC Portable merk Sharp, 1 kipas angin merk Regency, 1  blender merk Philips, 1  jam dinding kaligrafi, 1 set piring prasmanan vizenza, 1  buah tabung gas lpg 12 kg, 2 karung beras 5 kg, 2 buah tabung gas lpg 3kg, 2  pasang sepatu perempuan, 1 helai baju warna abu – abu dan 1  helai baju warna oranye.

“Saat ini pelaku berikut barang bukti sudah kami bawa dan amankan ke Sat Reskrim Polresta Pangkalpinang, selanjutnya akan dilakukan proses hukum lebih lanjut,”kata Kasat Reskrim Kompol Evry Susanto seizin Kapolresta Pangkalpinang Kombes (Pol) Gatot Yulianto.

Baca Juga  Batara Cs Unjuk Rasa di Kantor Gubernur Babel, Ini 4 Tuntutannya