52 Peserta Ikut Bimtek Sistem Pasar Lelang Terpadu Disperindag Babel
Oleh karena itu dengan adanya sosialisasi dan bimbingan teknis Sistem Pasar Lelang Terpadu (SPLT) ini diharapkan seluruh stakeholder terkait dapat mendukung, serta bersama-sama mengembangkan pasar lelang komoditas guna memberikan keuntungan kepada semua pihak, baik itu petani maupun pelaku usaha.
Sementara itu, Nusirwan selaku Ketua Panitia Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Sistem Pasar Lelang Terpadu menjelaskan naksud dan tujuan dari kegiatan ini yaitu, untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat khususnya pelaku usaha komoditas, terkait kebijakan umum pasar lelang komoditas.
“Baik itu regulasi, ekosistem dan mekanisme Pasar Lelang Komoditas, model bisnis tata niaga komoditas melalui pasar lelang, serta tata cara pemanfaatan Sistem Pasar Lelang Terpadu sebagai Media untuk mendukung aktivitas dalam pasar lelang,” katanya.
Selain itu diharapkan agar pelaku usaha lebih mengenal, memahami dan menguasai pemanfaatan aplikasi atau Sistem Pasar Lelang Terpadu (SPLT) sebagai tool dalam bertransaksi di pasar lelang sehingga SPLT yang dikembangkan oleh Bappebti dapat lebih dioptimalkan dalam aktivitas PLK.
“Peserta yang diundang dalam kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis Sistem Pasar Lelang Terpadu (SPLT) ini berjumlah lima puluh dua peserta,” jelasnya.*

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.