“Membangun lingkungan tertib berlalu lintas dapat dimulai dengan bangun kampung tertib ini. Bukan sebatas membangun infrastruktur tetapi juga literasi berlalu lintas untuk dapat merubah pola pikir. Stop pelanggaran, stop kecelakaan, keselamatan untuk kemanusiaan,” katanya.

Sementara, Wakapolres Babar Kompol Andri Eko Setiawan menyampaikan bahwa pada dasarnya masyarakat ialah ujung tombak sebenarnya dalam mendukung segala jenis tata tertib dan aturan lalu lintas. Sedangkan polisi hanya melakukan asistensi saja.

“Kami Polres Babar hanya asistensi saja, memberikan dukungan karena sejatinya polri dalam hal ini, tanpa peran serta aktif dari masyarakat, maka ketertiban, kelancaran lalu lintas tidak akan tercipta,” ujar Andri Eko Setiawan. (Dev)

Baca Juga  Menyamar Jadi Porter, Cara Tim Meriam Gagalkan Pelarian Perampok Smelter di Tanjung Kalian