41 Hektare Lahan di Babar Hangus Terbakar, Ini Penyebabnya
“Masyarakat saya nilai belum terlalu ekstra berhati-hati saat buka lahan. Seharusnya melapor ke kepala desa setempat dulu, berapa luas lahan yang akan dibuka dengan cara dibakar. Kemudian ditunggu dan minimal dibuat parit di sekeliling lokasi,” katanya.
“Kadang masyarakat mau gampangnya saja, sudah dibakar lalu ditinggal. Atau dia tunggu, dikira api sudah mati padahal belum, masih ada bara api yang masih hidup, malam harinya ditiup angin, alhasil terbakar,” tambah Kasatpol PP dan Damkar Babar Sidarta Gautama.
Di samping itu, untuk menghadapi fenomena el nino dua bulan ke depan dan mengantisipasi kebakaran lahan, pihaknya telah menyusun sejumlah skema.
Seperti menyiagakan personel di pos dan berkoordinasi dengan PT Timah melalui divisi damkarnya.
“Karena dengan keterbatasan sarpras di kita, kita akan berkoordinasi dengan PT Timah Tbk yang punya divisi damkar. Kita juga sosialisasi ke setiap kecamatan untuk mengaktifkan relawan di desa agar dapat mengawal setiap pembukaan lahan oleh warga,” katanya.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.