Ia mengatakan, artinya dengan dilaksanakannya latihan Potensi SAR bertujuan untuk mendukung pelaksanaan tugas operasi SAR yang berasal dari berbagai unsur instansi dan organisasi berpotensi SAR agar dapat berjalan dengan cepat,tepat,aman dan terkendali.

“Untuk itu saya berharap kepada para peserta yang mengikuti pelatihan ini dapat dilaksanakan dengan dengan baik dan benar, karena ini sangat penting sekali untuk dilaksanakan,” katanya.

Sementara itu, Kepala BPBD Babel Mikron Antariksa mengatakan, Bangka Selatan sendiri dinilai menjadi wilayah indeks resiko bencana yang cukup tinggi dengan kabupaten lain yang ada di Babel.

“Hal itu dikarenakan Kabupaten Basel merupakan Kabupaten terluas di Babel dan berbatasan langsung dengan laut Jawa dan Lampung sehingga potensi terjadinya bencana yang diakibatkan gunung Krakatau itu dinilai cukup tinggi,” katanya.

Baca Juga  Sambut Malam Lailatul Qadar, MDL Bangka Gelar Nganggung dan Slikuran

Tak hanya itu, menurut dia, Basel juga merupakan wilayah yang sebagian besarnya daerah rawa-rawa. Bahkan Basel juga terdapat lumbung pangan dan menjadi sangat berdampak serta beresiko dari hal-hal yang tidak diinginkan itu cukup tinggi.

“Untuk hal ini memang harus cepat didorong agar Bangka Selatan ini memiliki BPBD sendiri karena itu salah satu amanah undang-undang yang telah menjadi kewajiban Pemda setempat untuk memiliki itu,” pungkasnya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Bupati Basel Riza Herdavid diwakili Kepala Ekbang Pemkab Basel Muhson, Kepala BPBD Provinsi Babel Mikron Antariksa, Kepala Basarnas Babel, Kasat Polairud Polres Basel, Danpos AL Toboali, Danpos AL Sadai, Kepala Basarnas Toboali, serta dari Perwakilan Sahbandar Basel.

Baca Juga  Bangka Selatan Turut Ambil Bagian dalam Peluncuran 80.000 Koperasi Merah Putih