“Namun, yang perlu diwaspadai adalah kenaikan harga yang terlalu tinggi dan berlangsung secara terus-menerus. Kalau kenaikan dalam harga yang masih dapat ditolerir mungkin masih bisa kita kendalikan, dan tidak memberatkan masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mendagri menjelaskan, dari bulan Juli 2022 hingga Mei 2023 laju inflasi di Indonesia terus terkendali. Meski sempat berada di angka 6 persen, laju inflasi berhasil menurun secara bertahap hingga saat ini mencapai 4 persen yang merupakan angka terendah sejak Juli 2022.

“Hal itu berkat kerja keras bersama, baik pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan stakeholder terkait. Sekali lagi fakta ini menunjukkan bahwa apa-apa yang kita lakukan itu sudah on the right track dan kita tinggal perlu konsistensi dan jangan bosan,” jelasnya.

Baca Juga  Pangkalpinang Masuk 10 Besar Kota Inflasi Terendah se-Indonesia

Kendati demikian, Mendagri mengingatkan, agar semua pihak tidak cepat berpuas diri meski laju inflasi dalam negeri terus menurun hingga 4 persen. Sebab, angka tersebut masih belum mencapai target yang diharapkan yakni sekitar 3 persen. “Kita terus berusaha tapi angkanya harus turun sekali lagi tidak jatuh tapi bertahap,” terangnya. (**)