“Saya hanya melaksanakan hasil dari yang disampaikan BPIP dan pansel yang memilih Bunga karena sesuai tes wawancara dan kepribadian. Jadi saya jujur tidak ada tekanan dari apapun. Kami Kesbangpol dan BPIP siap dikontrol,” tegasnya.

Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Babel, Suganda Pandapotan Pasaribu memastikan jika kejanggalan ini terbukti karena ada intervensi atau tekanan dari oknum, dirinya tidak segan untuk memberhentikan pihak yang terlibat.

“Kalau yang lulus nasional ini dapat karena ada tekanan, lebih baik kamu mengaku. Saya pecat kamu dan Saya kejar sampai ke pusat, namun jika kamu akui di sini saya maafkan kamu,” kata Pj Gubernur Suganda.

Baca Juga  KPK dikabarkan akan Klarifikasi Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil, Pahala Nainggolan: Rabu?