Pemprov Babel Gelar Rakor Bahas Pengembangan Hilirisasi Timah Batangan
Oleh sebab itu, dalam Rakor ini, dia sangat mengharapkan semua perusahaan industri wajib komitmen bersama-sama untuk membangun dan mengembangkan hilirnya industri timah batangan dengan berbagai bentuk jenis produk lainnya sesuai dengan kebutuhan pasar industri.
Selan itu, kolaborasi seluruh stakeholder terkhusus melalui Kementerian Perindustrian (Kemenperindag) RI agar mendorong percepatan fasilitasi teknologi dan insentif terhadap teknologi yang digunakan untuk hilirisasi dan penciptaan industri manufaktur atau pabrikasi berbasis bahan baku timah batangan, peningkatan penggunaan timah batangan melalui tingkat komponen dalam negeri serta menjembatani hambatan hilirisasi industri timah batangan.
“Melalui Bank Indonesia, kami berharap perusahaan industri didukung oleh kebijakan kemudahan pembiayaan dan perpajakan pembangunan industri dengan teknologi tinggi dan berbunga ringan,” katanya.
Dalam upaya menambah wawasan bagi para peserta Rakor, Disperindag Babel menghadirkan beberapa narasumber, yang mana dimoderatori oleh Yan Megawandi selaku Widyaiswara Utama dari BKPSDM Babel dan narasumber tersebut diantaranya Antonius Fernando dari Direktur Jenderal Industri Logam Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika Kemenperindag RI paparan mengenai Strategi dan Dukungan Kebijakan Percepatan Hilirisasi Industri Timah Batangan (Tin Ingot) menuju Industri Strategis.
Selain itu hadir juga Hastomo Ardy dari Bank Indonesia Perwakilan BI tentang Dukungan kebijakan moneter dalam mendukung hilirisasi industri timah batangan dan Jetrinaldi dari Direktur Utama PT Pelat Timah Nusantara Tbk dengan paparan tentang tantangan dan peluang hilirisasi industri timah, sementara Supianto dari Disperindag Babel memaparkan mengenai dukungan percepatan hilirisasi industri.(Elza)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.