Warga Lubuk Besar Diduga Tertipu Penjualan Sembako Murah, Uang Pembelian Capai Rp240 Juta
“Namun paket sembako yang dijanjikan tidak kunjung datang, sementara warga penerima sudah menyetor uang kepada oknum sebesar Rp200 ribu per orang, dengan total uang Rp240 juta,” terangnya.
Mantan Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Kemiskinan Dinsos Bateng ini mengimbau kepada semua warga, perangkat desa dan ketua RT serta lembaga lainnya untuk waspada serta hati-hati dengan dugaan praktik penipuan bermodus penjualan paket sembako murah.
“Kita imbau warga berhati-hati bila ada oknum yang mengajak kerja sama penjualan sembako murah di wilayah masing-masing tanpa melalui pemerintah daerah,” jelasnya.
Ia mengimbau kepada warga lebih teliti dan berhati-hati, sehingga tidak menjadi korban penipuan berkedok sembako murah.
“Ini sudah ada kejadian di beberapa desa, di mana awalnya praktik pelaku berjalan lancar hingga sampai dua kali penyaluran,” katanya.
Namun untuk penyaluran yang ketiga, kata dia sudah tidak ada lagi kejelasan, sedangkan warga sudah membayar sejumlah uang sebelum paket sembako mereka terima.
“Sudah tidak ada kejelasan, uang yang disetor dibawa kabur, mereka membagikan sembako bukan melalui koordinasi instansi pemerintah, maka harus berhati-hati dan melaporkannya ke pihak berwajib jika merasa sudah ditipu,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.