5 Drama Korea Dengan Cerita Figur Ayah yang Mengagumkan
“18 Again”
Kehidupan Hong Dae Young ( Yoon Sang Hyun ) adalah tentang peluang yang hilang, dan sekarang di usia 37 tahun, dia frustrasi dan marah. Lebih buruk lagi, istrinya Jung Da Jung ( Kim Ha Neul ) telah mengajukan gugatan cerai, bosnya telah memecatnya, dan dia menyedihkan di mata kedua anaknya. Dulu, Dae Young adalah pemain bola basket bintang yang dibina oleh universitas.
Tetapi ketika dia menemukan dirinya sebagai Dae Young ( Lee Do Hyun ) yang berusia 18 tahun di masa sekarang, dia menyadari bahwa dia memiliki kesempatan kedua untuk menjalani hidupnya lagi. Tetapi jika ada satu hal yang dia ingin tetap sama, itu adalah menjadi ayah bagi saudara kembarnya.
Dia pergi ke sekolah yang sama dengan anak-anaknya dan menjadi ksatria berbaju zirah mereka. Dia berusaha untuk terikat dengan mereka, menghadapi para pengganggu, memotivasi mereka untuk bermimpi tinggi, dan menjadi teman yang seharusnya dia miliki selama ini.
Dan saat dia menghukum dirinya sendiri karena tidak tersedia saat mereka sangat membutuhkannya, dia membalikkan keadaan dan menjadi sahabat terbaik mereka. Lee Do Hyun memberikan penampilan yang mengesankan dan emosional sebagai Dae Young muda. Aktornya adalah bunglon, dan kehebatan aktingnya tidak tertandingi.
“Start-Up”
Seo Chung Myung ( Kim Joo Hun ) bermimpi besar! Dia giat dan inovatif, tapi sayangnya keberuntungan tidak pernah ada di pihaknya. Seorang ayah dari dua anak perempuan, dia persuasif dalam hasratnya untuk membangun start-up yang sukses. Saat pernikahannya runtuh dan putri sulungnya In Jae ( Kang Han Na ) memilih untuk pergi bersama ibunya, putri bungsunya Dal Mi ( Suzy)tetap kembali bersamanya.
Meskipun dia berusaha keras meski harus diejek dan dihina, dia tidak pernah menyerah. Dan meskipun tidak dapat melihat mimpinya membuahkan hasil, dia telah menanamkan benih pada putrinya Dal Mi, yang ingin menjadi pengusaha sukses dan mewujudkan impian yang diimpikan ayahnya. Bertahun-tahun kemudian setelah kematiannya, putri-putrinya yang terasing itulah yang meneruskan warisannya dengan cara mereka sendiri sebagai saingan berat.
“Di dunia yang menakutkan, Anda selalu jatuh dan terluka. Saya berharap Anda setidaknya bisa jatuh di atas pasir, bukan di beton, ”kata Chung Myung sambil membuat kotak pasir untuk putrinya. Ini kemudian menjadi inspirasi untuk “Sandbox,” hub start-up yang bersaing untuk diikuti oleh putrinya. Chung Myung dengan caranya sendiri membuat gadis-gadisnya berani bermimpi. Bagi banyak orang, dia mungkin hanya seorang pemimpi atau orang yang tidak praktis yang menginginkan hal yang tidak dapat dicapai, tetapi bagi putrinya dia adalah seorang visioner untuk masa depan yang tidak diketahui.
“Extraordinary Attorney Woo”
Pengacara pemula berbakat dan jenius Woo Young Woo ( Park Eun Bin ), yang memiliki gangguan spektrum autisme (ASD) yang berfungsi tinggi, mendapati dirinya bekerja di salah satu firma hukum terbesar di Korea. Young Woo bisa menjadi canggung secara sosial, tapi dia adalah kekuatan yang harus diperhitungkan di pengadilan.
Kecemerlangannya cocok dengan ingatan fotografinya, kecerdasan, dan kreativitasnya dalam menangani kasus membuatnya populer di kalangan firma. Namun di balik putri yang sukses ini ada seorang ayah yang telah berdiri dan mendukungnya.
Woo Gwang Ho ( Jeon Bae Soo ) adalah seorang ayah tunggal, yang mengorbankan impiannya sendiri untuk menjadi seorang pengacara dan mengabdikan dirinya untuk kebutuhan putrinya, Young Woo. Dia adalah pengasuh utamanya. Dan selain membuat gimbap lezat seperti yang dia suka, dia ada di sana untuk menghiburnya saat dia sedih dan menanamkan kepercayaan dirinya untuk menguasai dunia dengan kecepatan penuh.
Dia berdiri seperti batu ketika dia merasa dia rentan secara emosional dan juga berhati-hati untuk melepaskannya agar tidak mencekiknya dengan sifatnya yang terlalu protektif. Gwang Ho benar-benar muncul sebagai ayah terbaik tahun ini, karena dia memastikan Young Woo tidak pernah merasa kekurangan apa pun dan tumbuh menjadi wanita muda yang percaya diri.(***)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.