“Semua barang bukti yang diamankan itu telah diserahkan kepada Polres Kepulauan Yapen untuk ditindaklanjuti,” sambungnya.

Lebih lanjut Joko menjelaskan, kegiatan penggerebekan di markas KKB ini dilakukan pada Jumat (15/6/2023), setelah terjadi pembakaran alat berat (ekscavator) dan pengibaran bendera Bintang Kejora.

“Insiden yang terjadi 29 Mei lalu di Kampung Woda, Distrik Rainbawi, Kabupaten Kepulauan Yapen. Tidak ada korban jiwa dalam insiden pembakaran alat berat di Kampung Woda, Distrik Rainbawi,” tuturnya. (**)

Baca Juga  Tangis Haru Putra Papua Chico Aura Berhasil Jadi Runner-up Daihatsu Indonesia Masters 2023