BANGKA, TIMELINES.ID – Prevalensi balita stunting berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka tercatat kasus stunting dialami 311 anak dari 24.560 balita yang diukur tinggi badan di 12 puskemas.

Pemerintah menetapkan stunting menjadi isu prioritas dalam rencana pembangunan jangka panjang, menengah Nasional 2020-2024 dengan target sasaran penurunan kasus stunting yang segnifikan atau mencapai 14 persen.

Pemerintah Kabupaten Bangka memperkuat koordinasi lintas sektor sebagai upaya mempercepat penanganan kasus stunting di daerah itu.

Wakil Bupati Bangka, Syahbudin  mengatakan koordinasi lintas sektor merupakan bagian dari lima pilar penanganan stunting yang saat ini menjadi perhatian serius pemerintah pusat dan daerah.

Menurut dia, koordinasi yang kuat lintas sektor termasuk peran swasta merupakan bentuk komitmen dalam memaksimalkan penanganan stunting di lokasi fokus (lokus).

Baca Juga  Simpan Sabu di Perkuburan, Pemuda Ini Ditangkap Tim Kibas Polres Bangka