Dia menambahkan, dengan angka prevalensi stunting yang masih 18,5 persen ini perlu usaha keras karena ada sekitar 800 anak yang harus diintervensi dengan program berkesinambungan.

“Sehingga nanti tahun berikutnya angka prevalensi stunting kita bisa turun tidak hanya 14 persen tapi dibawahnya karena stunting tanggungjawab kita bersama,” ujarnya.

Sementaraa, Kepala DP3ACSKB Babel, Asyraf Suryadin menambahkan, jika di tahun ini angka penurunan stunting tidak begitu signifikan namun diharapkan 14 persen itu tercapai di tahun 2024 dengan bekerjasama berbagai pihak terkait meski butuh waktu.

“Dengan intervensi kita ajak para ibu agar dapat mengatur pola makan dan pola asuh anaknya yang baik dan sehat,” ujar Asyraf. (Elza)

Baca Juga  Begini Sosok Mantan Pj Gubernur Babel Suganda di Mata Molen