Kapolri Perintahkan Ujian Praktik Pembuatan SIM Diperbaiki, Ini Alasannya
Sigit menjelaskan hal paling penting untuk masyarakat ketika membuat SIM yakni bagaimana pengendara bisa menghargai keselamatan sesama pengguna jalan dan memiliki keterampilan berkendara.
Lebih lanjut, Sigit tidak ingin ujian praktik dalam proses pembuatan SIM dipaksakan sehingga berpotensi menimbulkan pungutan liar dalam pelaksanaannya.
“Saya kira kalau saya uji dengan tes yang ada ini, mungkin dari 200 ini yang lulus paling 20. Bener nggak? Nggak percaya? Atau hari ini langsung saya bawa ke Daan Mogot, kalian langsung saya uji, ya. Karena kalau yang lolos dari situ, pasti nanti bisa jadi pemain sirkus. Jadi hal-hal yang begitu kita perbaiki ke depan,” jelasnya. (**)
Halaman
1 2

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.