BANGKA SELATAN, TIMELINES.ID —  Predator ganas yang sering menerkam warga Bangka Selatan adalah jenis buaya muara atau buaya air asin.

Korbannya adalah para nelayan yang sedang menjaring ikan di pantai.

Buaya muara atau buaya bekatak (Crocodylus porosus) adalah jenis buaya terbesar di dunia.

Dinamai demikian karena buaya ini hidup di sungai-sungai dan di dekat laut (muara).

Demikian dikutip dari id.wikipedia.org.

Buaya ini juga dikenal dengan nama buaya air asin, buaya laut, dan nama-nama lokal lainnya.

Dalam bahasa Inggris, dikenal dengan nama Saltwater crocodile, Indo-Australian crocodile, dan Man-eater crocodile. Nama umumnya, Man-eater = “pemakan manusia”, karena buaya ini terkenal pernah (dan sering) memangsa manusia dan babi yang memasuki wilayahnya.

Baca Juga  Personel Pos Pam Ops Lilin Amankan Keberangkatan Kapal di Pelabuhan Sadai

Predator ini tersebar di seluruh perairan dataran rendah dan perairan pantai di daerah tropis Asian Selatan, Asia Tenggara, Australia, (Indo-Australia).

Panjang tubuh buaya ini (termasuk ekor) biasanya antara 4,5 sampai 5,5 meter, namun bisa mencapai lebih dari 6 meter.

Bobotnya bisa mencapai lebih dari 1000 kg. Moncong spesies ini cukup lebar dan tidak punya sisik lebar pada tengkuknya.