Sementara, penjual hewan kurban yang berada di Jalan Jenderal Sudirman Mentok tepatnya di Simpang Ciulong, Kelurahan Sungai Daeng bernama Jeckson mengaku bahwa belum ada satu pun sapi miliknya yang terjual. Berbeda halnya dengan hewan kambing.

“Jumlah kambing 50 lebih, sudah laku 20 ekor, kalau sapi belum ada yang minat. Pembeli lebih banyak tahun lalu, sebab waktu itu PPKM. Hewan itu dari Lampung dan Palembang tidak masuk, dibatasi, jadi minat orang berkurban tinggi, sedangkan stok sedikit,” ujarnya.

Sementara, kata lelaki berusia 42 tahun itu saat ini pasokan hewan sudah tidak lagi dibatasi sehingga banyak penjual. Meski begitu, dirinya optimis seluruh hewan kurban miliknya yang dipasok dari Provinsi Lampung akan laku terjual karena masih ada beberapa hari lagi menuju Lebaran Haji tahun 2023.

Baca Juga  Pelajar Beltim Diajak Menabung sejak Dini melalui Program Satu Rekening Satu Pelajar

“Untuk harga sendiri kambing saya jual dari harga 3-5 juta, sapi bali 23,5 juta dan limosin 26 juta. Masih bisa ditawar dan saya pastikan sapi dan kambing di tempat saya ini sehat, karena dipasok dari luar. Bisa masuk ke sini karena sudah diuji lab, sertifikat juga ada,” pungkasnya.