Sistem penyaluran pupuk bersubsidi mengharuskan kios tani tersebut harus ada internet karena pemberian bantuan ini tidak lagi menerima pembayaran cash dan mengharuskan semua yang menerima pupuk subsidi memiliki nomor rekening.

“Di kios tani harus ada aplikasi yang namanya i-Pubers, ini realtime dan penebusan pupuk hanya bisa dilakukan di lokasi yang ada internet,” ujarnya.

Yeka menambahkan, di Babel ada sebanyak 15.000 lebih petani yang menerima bantuan pupuk bersubsidi dari pemerintah, data ini sudah akurat karena sudah disesuaikan dengan Dukcapil sehingga dipastikan tidak lagi ganda, atau tidak salah nama.

“Penerima pupuk bersubsidi di Babel cukup banyak. Masalah akses internet ini kota sesali dan akan Saya sampaikan kepada Pak Pj Gubernur Suganda bagaimana solusinya nanti karena ini permasalahan lokal,” tutupnya.

Baca Juga  Safrizal Serahkan Sertifikat Penganugerahan Predikat Penilaian Kepatuhan Penyelenggaraan Pelayanan Publik