Inilah berbagai risiko yang timbul akibat memakai skincare dengan ciri-ciri kedaluwarsa.

1. Iritasi

Skincare expired bisa memicu kulit iritasi karena adanya reaksi perubahan kimia. Gejala iritasi yang paling sering muncul adalah perih, memerah, dan mengelupas.

2. Kulit terbakar matahari

Risiko ini muncul bila Anda menggunakan tabir surya yang kedaluwarsa. Sunscreen expired mungkin sudah kehilangan kemampuan melindungi kulit dari paparan matahari.

Akibatnya, cara mengatasi kulit terbakar (sunburn) tidak akan optimal.

3. Infeksi kulit

Skincare yang kedaluwarsa rentan tercemar bakteri dan jamur.

Bila Anda menggunakan produk yang sudah rusak, bakteri dan jamur pun akan berpindah ke kulit dan menginfeksi Anda.

Beberapa tanda infeksi kulit yang bisa muncul, yaitu:

Baca Juga  6 Jenis Olahraga yang Cocok bagi Penderita Diabetes

●bernanah,
●kemerahan,
●bentol-bentol,
●gatal, dan
●nyeri.

4. Reaksi alergi

Alergi kulit juga mungkin muncul ketika menggunakan skincare dengan ciri-ciri kedaluwarsa.

Reaksi alergi kulit ini biasanya muncul akibat pertumbuhan jamur.

Tanda-tanda reaksi alergi kulit, di antaranya:

●merah,
●bentol-bentol melebar,
●gatal,
●kering,
●mengelupas.

Dalam kasus yang parah, alergi ini bisa memicu reaksi serius yang membutuhkan penanganan medis darurat.

Kondisi ini ditandai dengan pembengkakan pada area wajah, pingsan, dan sesak napas.

Masa kedaluwarsa skincare

Rata-rata, produk perawatan kulit dapat digunakan selama satu sampai dua tahun jika sudah dibuka.

Sementara untuk produk yang masih tersegel rapat bisa bertahan hingga tiga tahun.(***)

Berikut masa kedaluwarsa skincare setelah dibuka.

Baca Juga  10 Makanan Penambah Darah, Mulai dari Daging Hingga Jenis-jenis Buah

●Tabir surya: 6 bulan – 1 tahun.
●Produk dalam botol: tidak lebih dari setahun.
●Produk yang dicolek: tidak lebih dari setahun.
●Masker jel: hingga setahun.
●Masker clay: 6 bulan.

Setelah mengetahui ciri-ciri skincare kedaluwarsa, Anda perlu memahami bahwa setiap produk punya tanggal kedaluwarsa masing-masing. Hal ini juga bergantung pada kandungannya.

Skincare berbahan dasar air biasanya lebih mudah kedaluwarsa karena air mempercepat pertumbuhan bakteri dan jamur.

Selain itu, krim mata biasanya lebih mudah dan cepat berubah kualitasnya jika sudah satu tahun digunakan.(***)