10 Manfaat Alpukat Untuk Kesehatan Bisa Cegah Diabetes
Maka itu, mengonsumsi alpukat secara rutin bisa membantu memenuhi karotenoid yang dibutuhkan oleh anak untuk menjaga kesehatan mata.
6. Mendukung pertumbuhan tulang dan gigi
Jika dilihat dari kandungan mineralnya, alpukat mengandung kalsium dan kalium.
Kandungan kalsium dan kalium pada alpukat ini berfungsi untuk membangun tulang dan gigi anak yang kuat.
Bukan hanya itu, ada juga kandungan vitamin K dalam alpukat yang bisa membantu meningkatkan penyerapan nutrisi untuk tulang.
7. Mencegah anemia
Kandungan asam folat, riboflavin, Vitamin C, dan Vitamin B6 dalam alpukat memiliki manfaat untuk mencegah anemia pada anak, termasuk bayi dan balita.
Vitamin C dapat meningkatkan penyerapan zat besi di dalam tubuh.
Asam folat dan riboflavin penting untuk proses pembentukan sel darah merah (hemoglobin).
Begitu pun dengan vitamin B6 yang juga memiliki peran dalam menghasilkan hemoglobin dan menyalurkan oksigen ke seluruh tubuh.
8. Mencegah penyakit jantung
Ada banyak kandungan di dalam alpukat yang memiliki manfaat untuk mencegah penyakit jantung pada bayi dan anak.
Di antaranya, kalium dalam alpukat dapat membantu mengembalikan tekanan darah normal dengan menjaga kadar cairan di dalam sel dan membantu kontraksi otot.
Kalium juga bekerja sebagai elektrolit yang mengirim sinyal pada jantung untuk berdetak secara teratur.
Selain itu, kandungan lemak tak jenuh juga bisa mengurangi penyerapan kolesterol di dalam tubuh sehingga menurunkan risiko terjadinya penyakit jantung.
9. Mencegah diabetes
Alpukat memiliki indeks glikemis yang rendah, yaitu sekitar 40. Makanan dengan kadar glikemik rendah bisa menurunkan risiko peningkatan gula darah.
Lemak tak jenuh di dalam alpukat juga bisa meningkatkan sensitivitas insulin di dalam tubuh.
Oleh karena itu, alpukat juga memiliki manfaat untuk menurunkan risiko diabetes tipe 2 pada bayi dan anak.
10. Merawat kesehatan kulit
Selain menjaga kesehatan mata, zat karotenoid dalam alpukat juga memiliki manfaat untuk merawat kesehatan kulit bayi dan anak.
Sinar ultraviolet (UV) dari matahari dan sinar radiasi bisa menyebabkan kerusakan pada kulit.
Asupan karotenoid diketahui bisa melindungi kulit dari kerusakan akibat kedua jenis sinar tersebut.
Sebagai zat antioksidan, karotenoid bekerja dengan mempercepat proses penyembuhan luka pada kulit dan mengurangi kerusakan akibat sinar UV.
(***)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.