Ribuan Umat Muslim Ikuti Tradisi Ziarah Kute Seribu di Pemakaman Keramat Mentok
“Alhamdulillah tahun ini kita kembali menggelar tradisi ziarah kute seribu di Pemakaman Keramat Kelurahan Tanjung. Antusias yang ikut cukup tinggi, ada sekitar dua ribu orang umat muslim bukan hanya dari Babel yang hadir, ada juga dari Palembang, Bogor, Jakarta dan lainnya,” ungkapnya.
Saleh menuturkan, dalam tradisi ziarah ini ada beberapa makam tokoh-tokoh pendiri Kota Mentok yang dikunjungi seraya melantunkan doa-doa kepada mereka. Seperti Habib Hamid Bin Abdurahman Assegaf, Habib Hud Bin Muhammad Assegaf, Habib Syatho, para temenggung dan tokoh agama Kota Mentok.
“Jadi memang tujuan dari acara ini untuk mengenang jasa-jasa para pendiri Kota Mentok dan mempererat tali silaturahmi antar umat muslim baik antar daerah di Babel maupun dari luar Babel. Karena memang acara ini kita gelar terbuka untuk umum dan biasanya digelar tiga hari setelah Idul Adha,” ungkapnya.
Dia berharap, dengan adanya tradisi ini sebagai berdampak terhadap peningkatan ekonomi masyarakat. Khususnya pada sektor Usaha Kecil Mikro (UKM) seperti rumah makan, warung-warung kecil dan sektor akomodasi seperti hotel, penginapan dan lainnya.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.