Jika kulit wajah menjadi kasar atau bertekstur setelah menggunakan skincare baru, bisa jadi produk tersebut tidak cocok dengan kulit wajah.

Tekstur kulit wajah yang tidak rata dapat disebabkan oleh iritasi atau reaksi negatif dari bahan yang terkandung dalam produk skincare. Namun, perubahan tekstur kulit juga dapat mengindikasikan kurangnya kelembapan pada kulit.

5. Kulit Menjadi Lebih Berminyak

Ciri-ciri skincare tidak cocok selanjutnya adalah kulit wajah menjadi lebih berminyak dari biasanya. Jika kulit wajah menjadi lebih berminyak karena pemakaian produk baru, kemungkinan produk tersebut mengandung bahan yang terlalu berat atau yang merangsang produksi minyak berlebih pada kulit wajah.

Kandungan bahan dalam produk skincare seperti minyak argan, paraben, dan alkohol berpotensi membuat kulit wajah berminyak.

Baca Juga  7 Jenis Cedera Lutut yang Kerap Timbul Saat Olahraga

6. Timbul Rasa Gatal

Jika setelah menggunakan produk skincare tertentu pengguna merasakan gatal pada kulit wajah, maka penggunaannya harus segera dihentikan. Rasa gatal yang timbul bisa menjadi tanda skincare tidak cocok untuk wajah karena kulit mengalami reaksi alergi terhadap produk tersebut.

Rasa gatal yang ditimbulkan dapat disertai dengan kemerahan atau iritasi pada kulit wajah. Hal ini bisa saja disebabkan oleh kandungan wewangian atau alergen lainnya yang terdapat dalam produk skincare.

7. Kulit Menjadi Lebih Gelap

Ciri-ciri skincare tidak cocok selanjutnya adalah perubahan warna kulit wajah menjadi lebih gelap. Beberapa kandungan bahan dalam produk skincare dapat menyebabkan terjadinya hiperpigmentasi atau produksi melanin yang berlebihan. Hal ini mengakibatkan kulit wajah tampak lebih gelap dan merusak penampilan.

Baca Juga  Manfaat Olahraga untuk Kesehatan Otot Jantung

Berapa Lama Mengetahui Skincare Cocok atau Tidak di Kulit?

Sebenarnya, waktu yang dibutuhkan untuk menentukan apakah produk skincare yang digunakan cocok atau tidak tergantung pada kulit wajah setiap orang.

Pasalnya, setiap orang memiliki reaksi yang berbeda terhadap produk skincare, sehingga tidak dapat ditentukan secara pasti berapa lama penggunaan produk skincare dapat disimpulkan cocok atau tidak. Sehingga, kesadaran diri terhadap reaksi dari penggunaan produk skincare dibutuhkan untuk menilai suatu produk perawatan wajah. (***)