Menurutnya, penyumbang inflasi bulanan terbesar pada Juni 2023 yaitu kelompok makanan minuman dan tembakau, dengan inflasi sebesar 0,39 eprsen dan andil 0,10 persen.

Kemudian, komoditas penyumbang inflasi terbesar mtm di antaranya, daging ayam ras dengan andil (0,06 persen), tarif angkutan udara andil (0,04 persen), telur ayam ras andil (0,02 persen), dan kontrak rumah, bawang putih, rokok kretek filter, dan ketimun (0,01 persen)

“Kelompok pengeluaran transportasi mengalami deflasi, yaitu bensin dan solar,” tandasnya. (**)

Baca Juga  Sentil Arya Wedakarna, Menag Tegaskan Rasisme Tak Boleh Ada di Indonesia