Begini Kronologi Pria Desa Kapuk yang Diduga Diserang Begal
Efri mengalami luka robek di bagian lengan, perut, kaki, paha dan rusuk kiri akibat serangan senjata tajam yang dibawa pelaku.
Setelah itu Efri berhasil meloloskan diri dari dalam mobil. Melihat Efri pergi, pelaku tak serta merta mengejar.
“Efri berhasil lari dari mobil. Tapi tidak dikejar. Pelaku masih beberapa saat di dalam mobil. Mungkin ada yang dicari. Tak lama itu pelaku kabur ke arah hutan,” jelasnya.
Efri yang berhasil kabur langsung minta pertolongan warga.
Dirinya sempat dilarikan ke puskesmas terdekat dan mendapat tindakan awal tim medis. Namun karena luka yang cukup serius. Efri pun dirujuk ke RSBT Pangkalpinang.
“Tadi malam dioperasi dan ditemukan ujung pisau yang menempel di bagian lengannya. Dan Alhamdulillah sekarang sedang dalam masa pemulihan,” lanjutnya.
Atas kejadian ini Efri kehilangan 1 unit Hp dan lembar DO miliknya dari pabrik. Kata Ali saat ini kasus sudah ditangani pihak kepolisan untuk ditindaklanjuti.
“Yang hilang saat ini Hp dan DO. Karena ponakan saya tidak pernah mencairkan uang cash di pabrik. Sudah dilaporkan ke pihak kepolisian,” katanya.
Kapolres Bangka, AKBP Taufik Noor Isya, SIK kepada wartawan mengatakan saat ini kasus dugaan pembegalan ini sudah ditangani Polsek Bakam dan Satuan Reskrim Polres Bangka.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.