Sahroni kembali meminta seluruh Polda untuk bersiaga penuh terhadap potensi karhutla di wilayah masing-masing.

Terlebih untuk Polda yang wilayahnya sudah memiliki track record menjadi wilayah rawan terjadi kebakaran.

“Seluruh Polda harus siaga penuh untuk tangani karhutla di wilayah tugasnya masing-masing,” tuturnya.

“Sistem pencegahan dan penanganannya harus dipastikan taktis, responsif, dan up to date. Seperti pemantauan lahan menggunakan drone yang bisa lebih dioptimalkan lagi,” tandasnya. (**)

Baca Juga  Polres Banjarnegara Bongkar Kasus Pembunuhan Dengan Modus Penggada Uang