Perubahan pun langsung diintruksikan oleh pelatih asal Jerman ini di babak kedua. Alhasil gol yang dinantikan Persija akhirnya hadir pada menit ke-81 melalui aksi Ryo Matsumura. Menurut Thomas Doll, seharusnya Persija lebih cepat merespon permainan yang diberikan PSM.

“Pada babak kedua, semua pemain meminta bola. Permainan sayap lebih cepat, semuanya ingin mencetak gol dan tidak mau kalah. Kami punya beberapa kesempatan mencetak gol, akan tetapi hasil akhir 1-1 dan tidak masalah,” tambahnya.

Selanjutnya mantan pemain Lazio ini mengkritik gaya permainan PSM yang sering mengulur waktu. Menurut Doll, pemain PSM terlalu gampang jatuh sehingga sering mengulur waktu dalam pertandingan.(***)

Baca Juga  Big Match Sore Ini Persija Coba Akhiri Tren Negatif Kontra Persib