4 Hal yang Harus Diantisipasi Dari Susu UHT, Bisa Munculkan Jerawat
3. Alergi susu sapi
Pada sebagian orang, protein pada susu sapi bisa menyebabkan reaksi alergi. Kondisi ini biasanya muncul pada bayi dan anak-anak.
Namun, alergi susu sapi UHT biasanya berkurang ketika anak sudah berusia 6 tahun. Berikut beberapa gejala alergi yang bisa timbul.
●Kulit gatal dan ruam.
●Napas bunyi.
●Gatal dan sensasi tersengat di sekitar mulut.
●Pembengkakan pada bibir, tenggorokan, dan lidah.
●Sesak napas dan batuk.
●Muntah.
●Diare.
●Nyeri perut.
4. Jerawat
Mengutip studi yang dipaparkan dalam American Academy of Dermatology Association (AAD), minum susu sapi 2 gelas per hari bisa meningkatkan risiko wanita mengalami jerawat hingga 44 persen.
Hingga saat ini, alasan susu menjadi pemicu atau memperparah jerawat masih belum diketahui sepenuhnya. Akan tetapi, ada teori bahwa susu mengandung hormon yang bisa memicu peradangan.
Diketahui, peradangan bisa menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat. Meski demikian, butuh penelitian lebih lanjut untuk memahami susu sapi dan jerawat.
Susu UHT adalah susu yang diproses dengan cara memanaskan dengan suhu tinggi selama beberapa detik, lalu dimasukkan ke kemasan steril.
Proses ini mematikan kuman berbahaya sehingga tetap aman dikonsumsi meskipun disimpan dalam waktu lama. Meski bisa menurunkan risiko keracunan makanan, sebaiknya hindari bila Anda memiliki riwayat alergi atau intoleransi susu sapi. Karena susu merupakan minuman tinggi kalori, sebaiknya pertimbangkan jumlah hariannya agar terhindar dari berat badan naik dan diabetes gestasional. (***)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.