KESEHATAN,TIMELINES.ID- Diare adalah salah satu gangguan pencernaan yang bisa dialami oleh siapa saja. Kamu mungkin akan minum obat dari apotek utuk mengatasinya. Tapi, ternyata ada cara alami yang lebih gampang lho! Tak lain dan tak bukan dengan makan tempe.

Adapun beberapa contoh makanan untuk orang diare yang termasuk probiotik adalah tempe dan yogurt rendah gula tanpa tambahan perasa.

Pada orang dewasa, gejala gangguan sistem pencernaan seperti diare biasanya akan lebih ringan dan pemulihannya pun lebih cepat. Namun, bukan berarti Anda bisa menyepelekan diare, apalagi yang disebabkan oleh infeksi bakteri E.coli.

Pada kasus diare akibat infeksi, gejala yang dialami bisa lebih berat, misalnya feses bercampur darah, nyeri perut hebat, muntah-muntah, hingga dehidrasi,

Baca Juga  Studi: Karyawan Bergaji Kecil Lebih Berisiko Sakit Jantung

Infeksi bakteri jahat memang bisa mengacaukan proses pencernaan di usus halus. Ketika bakteri E.coli masuk ke dalam usus, bakteri ini akan menempel pada permukaan usus yang memiliki struktur berupa karbohidrat.

Bakteri yang berhasil melekat pada permukaan usus akan melepaskan racun. Racun inilah yang dapat merusak usus dan mengganggu sistem pencernaan yang mengakibatkan diare.

Nah, makanan sehari-hari yang biasa Anda konsumsi, yakni tempe, ternyata mengandung enzim dan senyawa bioaktif yang bersifat antibakteri.

Dengan kata lain, konsumsi tempe dapat menghambat pertumbuhan bakteri penyebab diare di usus.  Lebih jauh, berikut adalah pembahasan mengenai kandunga tempe yang bersifat antibakteri.

Kandungan tempe yang bermanfaat untuk diare

Baca Juga  Tekken World Tour 2024 Ini Jadwal dan Lokasinya

Tempe berasal dari kacang-kacangan (kedelai) yang difermentasi dengan enzim jamur Rhizopus.

Dari proses fermentasi ini, tempe memiliki banyak zat gizi yang bermanfaat untuk kesehatan seperti berikut.

●Serat larut.
●Karbohidrat.
●Asam lemak omega 3 polyunsaturated.
●Asam linoleat.
●Vitamin dan mineral.
●Protein.
●Peptida.
●Asam amino seperti phospholipid.

Pada tempe, terdapat juga probiotik yaitu bakteri baik yang mendukung fungsi pencernaan dan kekebalan tubuh.

Serat dalam tempe juga bisa menjadi prebiotik atau makanan bagi bakteri usus, sehingga membantu menjaga kesehatan usus selama proses pencernaan. Tak heran bila tempe disebut-sebut dapat membantu mengatasi masalah diare.

Cara kerja tempe mengatasi diare

Proses fermentasi dalam pembuatan tempe juga menghasilkan karbohidrat. Kandungan tempe inilah yang bisa membantu melawan infeksi bakteri E.coli penyebab diare.

Baca Juga  Cara Mengatasi Keputihan yang Tidak Normal, Kenali Ciri-Cirinya Ini

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, E.coli akan menempel pada permukaan usus yang memiliki struktur karbohidrat.

Struktur karbohidrat tempe serupa dengan karbohidrat pada permukaan usus. Hal ini bisa mengelabui bakteri E.coli yang terdapat di usus.