BKIPM ranahnya hanya menjamin mutu kesehatan dari hulu ke hilir, selama ada NIB tetap bisa kirim ekspor. Tidak ada coldstorage dan termoking dengan muatan spacenya besar inilah salah satu kendala Babel tidak melakukan ekspor.

“Permintaan pasar sangat banyak sekali karena kita punya 7.500 directory pasar dunia yang siap menjadi buyers. Masalah di kita hanya logistik saja, kualitas mutu kita jamin,” terang Arief.

Saat ini Babel baru melakukan ekspor udang laut berjenis udang kipas sebanyak 10 ton senilai Rp 1 miliar lebih.

Ekspor udang kipas dilakukan hanya terhadap unit pengolahan ikan yang sudah mengantongi sertifikat hak Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP)Grade B yakni PT Cahaya Bintang Laut Abadi yang ada di Kota Pangkalpinang.*

Baca Juga  Seorang Ibu di Pangkalpinang Nekat Akhiri Hidup