Sedangkan modal untuk menanam sayur di kebun milinya seluas 60 petak, Dare harus menghabiskan sebanyak Rp.2.5 juta. Namun dirinya bersyukur harga pupuk yang digunakan petani turun.

“Biasanya sekali biaya untuk nanam itu Rp.2.5 juta udah termasuk upah memanen. Untungnya harga pupuk turun”, jelasnya.

Namun kata Dare memang ada sebagain petani yang membuang hasil panennya lantaran tidak mau menjual ke pasar.

“Kebun Abang sepupuh saya kemarin ditebas. Dia gak mau manen karena harga murah,” katanya.

Para petani berharap kondisi jatuhnya harga sayur dapat kembali normal sehingga ada keuntungan yang bisa dikelola kembali untuk melanjutkan penanaman ulang.

Sementara harga sayur di pasaran memang tergolong turun. Untuk sayur jenis sawi dibandrol dengan harga Rp.6 ribu hingga Rp.8 ribu per kilogram.

Baca Juga  Enam Rumah di Desa Sempan Rusak Diterjang Puting Beliung